8 Pasien DBD di Ponorogo Meninggal, Pemkab Tetapkan Status KLB

Ahmad Subekhi ยท Rabu, 30 Januari 2019 - 11:21:00 WIB
8 Pasien DBD di Ponorogo Meninggal, Pemkab Tetapkan Status KLB
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo resmi menetapkan kejadian luar biasa (KLB) atas kasus penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sampai penghujung Januari 2019, ada ratusan yang sudah terjangkit dan 8 penderita meninggal akibat DBD.

Pantauan iNews, sejumlah rumah sakit (RS) menampung banyak pasien penderita DBD hingga overload. Salah satunya di RS Harjono Ponorogo. Seluruh ruang, baik di Unit Gawat Darurat (UGD), ruang perawatan hingga lorong-lorong jalan penuh sesak dengan pasien dan keluarganya.

Meski dirawat di lorong RS, namun keluarga pasien pasrah dan bisa menerimanya. Bagi mereka yang terpenting anggota keluarganya yang sakit mendapat perawatan medis.

“Saya sudah empat hari di sini. Anak saya positif DBD. Mau bagaimana lagi, walau di sini (lorong jalan) tidak nyaman tapi tak masalah,” ujar Sriyani, orang tua pasien DBD.

Data yang iNews rangkum, dari 4 RS terdapat 457 pasien yang diduga terjangkit DBD. Dari total itu, 8 di antaranya meninggal dunia.

"Sudah kami tetapkan status KLB. Kami harap dengan peningkatan status ini semua, baik RS maupun tenaga kesehatan dan unsur lainnya focus menangani persoalan ini,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Dia mengakui dalam penanganannya terdapat kendala dalam hal fasilitas kesehatan. Di mana hasil pengecekan, banyak pasien yang harus mendapat perawatan di jalan lorong RS karena tak dapat ruangan. “Fasilitas memang tak memadai. Namun paling utama semua bisa tertangani dengan baik, itu saja,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: