8 Jenazah Korban Kebakaran Rumah Kos Surabaya Sulit Diidentifikasi
SURABAYA, iNews.id - Tim identifikasi Polres Pelabuhan Tanjung Perak kesulitan mengidentifikasi delapan korban meninggal akibat kebakaran rumah di Kebalen 2 Surabaya, Selasa (29/5/2018). Hingga Rabu (30/5/2018) dini hari tadi, belum satupun korban tewas berhasil dikenali. Pasalnya kondisi tubuh delapan korban tewas tersebut rusak.
Kondisi tersebut membuat sejumlah keluarga korban menunggu. Sejak kedelapan jenazah dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Soetomo petang kemarin, mereka belum mendapat kepastian, kapan korban bisa diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Sementara itu proses pengumpulan data dari pihak keluarga terus dilakukan aparat Polres Pelabuhan Tanjung Perak pagi tadi. Data tersebut diperlukan untuk dicocokkan dengan delapan jenazah yang ditemukan. Petugas Polres Tanjung Perak juga akan meminta bantuan tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Polda Jatim untuk membantu proses idetifikasi.
"Kondisi kedelapan korban meninggal sudah rusak sulit dikenali. Sehingga kemungkinan proses idenifikasi akan lama. Tetapi kami sudah meminta bantuan tim DVI polda Jatim untuk proses ini (identifikasi)," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Tinton Yudha ambodo, Rabu (30/5/2018).
Kebakaran melanda rumah indekos berlantai dua milik Hadiri (52) warga Jalan Kebalen Kulon gang III No 45 Kelurahan Krembangan Utara, Kecamaan Pabean Cantikan, Surabaya.
Rumah kos itu memiliki 6 kamar, 2 di lantai satu dan 4 di lantai dua. Keseluruhan penghuni sebanyak 20 orang. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 14.30 WIB. Warga segera berupaya memadamkan api namun usaha itu tak berhasil. Sempat terdengar beberapa kali ledakan saat api berkobar melahap bangunan itu.
Delapan orang meninggal dunia akibat terjebak api. Mereka yakni, Noviyanti 28 tahun dan Dita (laki-laki) 2 tahun, keduanya menghuni di kamar lantai satu. Selain itu, Tina Rismayanti 30 tahun, Bintang (laki-laki) usia 3 bulan, Yanti 39 tahun, Aan 35 tahun, Prabowo 8 tahun, dan Sen-sen (laki-laki) 6 tahun, keenamnya menghuni di kamar lantai dua.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit Toyota Avanza Nopol L-1274-PK, tiga unit sepeda motor Yamaha Mio J Nopol L-5484TK, Honda Beat Nopol L-3668-PS, dan Honda Grand Nopol L-2135-PF ikut terbakar.
Editor: Muhammad Saiful Hadi