61 Dokter di Jatim Positif Corona, Ketua IDI: Jangan Teledor Perang Masih Panjang

Deni Irwansyah ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 20:30 WIB
61 Dokter di Jatim Positif Corona, Ketua IDI: Jangan Teledor Perang Masih Panjang
Ilustrasi dokter yang menangani pasien corona. (Foto: Sindonews)

MALANG, iNews.id – Sebanyak 61 dokter di Jawa Timur positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu, delapan di antaranya meninggal dunia. Kasus kematian dokter akibat corona di Jatim terbaru yakni, dokter Dibyo Hardjanto di Bangkalan dan dokter Deny Dwi Yuniarto di Sampang, Madura.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, dr Sutrisno mengatakan, banyaknya dokter yang terpapar virus corona menjadi keprihatinan bagi IDI. Karena itu, IDI meminta para dokter yang bertugas menangani pasien Covid-19 khususnya di Jawa Timur untuk selalu disiplin dalam bekerja dan mematuhi protokol kesehatan.

“Sampai hari ini sudah 61 dokter yang positif terpapar Covid-19. Sedangkan yang meninggal sampai hari ini ada delapan dokter. Kami (IDI Jatim) selalu mengimbau kepada rekan-rekan di lapangan untuk jangan teledor. Perjuangan melawan Covid-19 ini masih panjang dan lama,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Selain menjaga disiplin, kata dia, IDI juga meminta seluruh managemen rumah sakit untuk memberikan perhatian lebih kepada para dokter yang bertugas khususnya peralatan perlindungan diri bagi mereka.

“Kenakan APD (alat pelindung diri) yang standar sesuai ketentuan sehingga bisa melindungi diri sendiri, melindungi keluarga dan pasiennya,” ujarnya.

IDI Jatim juga meminta kerja sama baik seluruh elemen mulai para pimpinan daerah, sekolah dan lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk bersama-sama menjadi pion utama melakukan disiplin protokol kesehatan menjadikan kebiasaan baru di masa kenormalan baru atau new normal.


Editor : Kastolani Marzuki