4 Solusi Penanganan Covid-19 di Jatim, dari PSBB hingga Lockdown Lokal

Ihya Ulumuddin, Rahmat Ilyasan ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 09:53 WIB
4 Solusi Penanganan Covid-19 di Jatim, dari PSBB hingga Lockdown Lokal
Ilustrasi PSBB. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Lockdown lokal hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi solusi penanganan Covid-19 di Jawa Timur (Jatim), khususnya Surabaya Raya. Wacana ini muncul lantaran jumlah kasus Covid-19 terus meningkat dan tertinggi di Indonesia.

Alternatif penanganan Covid-19 ini muncul berdasarkan rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Polda Jatim, pada Senin (6/7/2020) malam hingga Selasa (7/7/2020) dini hari tadi.

Rapat ini dihadiri Kapolda Jatim, Irjen Pol Fadil Imron; Gubernur Khofifah Indar Parawansa; Pangam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah; Bupati Gresik, Sambari Halim, serta Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin.

“Ada empat poin wacana alternatif solusi yang bisa diterapkan di Surabaya Raya untuk menekan kasus Covid-19,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imron, Selasa (7/7/2020).

Empat alternatif solusi tersebut antara lain, menerapkan pendisiplinan protokol kesehatan dalam rangka new normal yang berdasar epidomologi. Kedua meruskan kembali pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketiga, merumuskan lockdown berbasis kelurahan atau kecamatan dalam radius 100 hingga 200 meter dari pusat konfirmasi warga yang positif Covid-19. Keempat, menerapkan PSBB di kelurahah atau kecamatan selama empat belas hari penuh.

“Empat poin itu baru wacana dan belum diputuskan. Namun, segala sesuatunya kita harus persiapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengatakan analisis dan evaluasi ini dilakukan sesuai perintah Presiden Joko Widodo yang meminta adanya penurunan kasus Covid-19 di Jatim dalam dua minggu.

“Langkah ini juga untuk mencari solusi bagaimana penanganan Covid-19 yang tepat di Jatim, terutama di Surabaya Raya yang kasusnya paling tinggi,” katanya.

Berdasarkan data Tim Covid-19 Jatim, total kasus positif Covid-19 di Surabaya mencapai 6.517 kasus dan merupakan yang tertinggi di Jatim. Disusul Kabupaten Sidoarjo sebanyak 2.023 kasus dan Gresik 923 kasus.

Untuk pasien Covid-19 yang sembuh, di Surabaya sebanyak 3.006 orang, Sidoarjo 268 orang dan Gresik 104 orang. Sedangkan yang meninggal dunia di Surabaya sebanyak 525 orang, Sidoarjo 128 orang dan Gresik 91 orang.


Editor : Ihya Ulumuddin