390 Guru SD dan SMP di Surabaya Sembuh dari Covid-19, 4 Masih Dirawat

Ihya Ulumuddin · Jumat, 04 September 2020 - 06:48:00 WIB
390 Guru SD dan SMP di Surabaya Sembuh dari Covid-19, 4 Masih Dirawat
Ratusan guru menjalani tes swab di Labkesda Kota Surabaya, Kamis (3/9/2020).(istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Mayoritas guru SD dan SMP di Surabaya yang terpapar Covid-19 telah sembuh. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dari total 394 kasus guru positif, kini tinggal empat orang yang dirawat.

“Guru yang terkonfirmasi (positif Covid-19) tinggal empat orang saja. Mereka dari Kecamatan Wonocolo. Saat ini karantinanya di Asrama Haji Sukolilo,” kata Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita,” Kamis (3/9/2020) malam.

Febria mengatakan, berdasarkan data terbaru, Kamis (3/9/2020), jumlah kumulatif guru yang telah dites swab sebanyak 4.460 orang. Dari jumlah tersebut, hasil yang sudah keluar berjumlah 3.686 orang. Rinciannya yakni pasien terkonfirmasi positif ada 394 orang dan negatif berjumlah 3.280 orang.

Febria menjelaskan, pasien-pasien yang terpapar tersebut sebagian besar statusnya sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dan tidak memiliki komorbid (penyakit penyerta). Karena itu dia memastikan proses kesembuhan mereka bisa berlangsung cepat.

“Treatmennya tidak ada bedanya dengan pasien yang lain. Bahkan hingga hari ini kami terus melakukan tes swab kepada para guru-guru,” katanya.

Tidak hanya itu, Febria mengungkapkan, salah satu strategi agar pasien yang terpapar dapat lekas pulih, yakni dengan cara masif melakukan deteksi dini. Begitu diketahui hasilnya, Dinkes langsung bergerak cepat melakukan penanganan.

“Kenapa harus dilakukan pemeriksaan masif? Karena kita harus menemukan dari awal deteksi, begitu mengetahuinya langsung kita terapi. Ini salah satu cara kita, agar pasien banyak yang sembuh,” ujarnya.

Febria berpesan, untuk para guru yang memiliki komorbid (penyakit penyerta) diwajibkan untuk ekstra menjaga kondisinya agar tidak kambuh. Misalnya, penyakit diabetes harus tetap mengkonsumsi obat-obat yang dianjurkan agar diabetesnya tetap terkendali.

“Jadi seperti diabetes itu tidak mungkin sembuh. Tetapi dia bisa terkendali,” katanya.

Selain itu, dia juga mengimbau para guru agar memperketat dalam menjaga protokol, terutama menjaga jarak, mengenakan masker dan rajin cuci tangan dan berolah raga rutin. Mereka juga harus mengonsumsi makanan sehat dan berjemur sebelum pukul 09.00 WIB.

Editor : Ihya Ulumuddin