3 Polisi Terluka saat Baku Tembak dengan Residivis Curas, Pelaku Tewas

Ihya Ulumuddin · Selasa, 06 Oktober 2020 - 17:22:00 WIB
3 Polisi Terluka saat Baku Tembak dengan Residivis Curas, Pelaku Tewas
Ilusrasi penembakan polisi (Foto: okezone.com)

SURABAYA, iNews.id – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menembak mati residivis pencurian dengan kekerasan (curas), Sues, Selasa (6/10/2020). Warga Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini ditembak mati dalam pengejaran di kawasan Jeladri, Limbang, Pasuruan.

Penangkapan ini bermula dari informasi bahwa Sues tengah menghadiri acara hajatan di rumah warga pada Senin (5/10/2020) malam. Mengetahui itu, petugas yang sudah siaga di Polsek Grati lantas memburu pelaku.

Tepat di Jalan Desa Jeladri, Kecamatan Lumbang, anggota berpapasan dengan Sues. Saat itu, dia mengendarai motor bersama seseorang pria tak dikenal.

Tak mau kehilangan jejak tersangka, anggota yang bertugas langsung memutar arah dan mengejar tersangka. Namun, rupanya tersangka tahu sehingga lari menyelinap ke gang sempit di perkampungan.

Salah seorang anggota, Bripda Moch Benny, sempat menarik sarung tersangka hingga terjatuh. Saat itulah tersangka tiba-tiba mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver dan menembakkan ke arah perut Bripda Benny dan Bripka Sutiyono. Sedangkan satu anggota lagi Bripka Hariz Farizi terkena percikan peluru.

Beruntung ada anggota lain membantu. Mereka lantas terlibat baku tembak dengan tersangka, hingga yang bersangkutan tewas di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tersangka Sues sudah sering melakukan tindak kriminalitas. Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka merupakan residivis curas di beberapa polres, di antaranya kasus pencurian sapi di Polres Lumajang dan pembacokan warga di Polres Pasuruan.

“Tersangka juga menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam beberapa kasus, di antaranya perampasan sepeda motor di Gempol Pasuruan, pelemparan bondet anggota Brimob Watu Kosek serta DPO Polda Jatim terkait kasus curanmor,” katanya, Selasa (6/10/2020).

Sementara itu dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain sentara api rakitan jenis revolver warna silver dan gagang warna hitam beserta peluru tajam kaliber 5,56 mm. Selain itu, sebilah senjata tajam jenis pedang dengan panjang 70 cm dengan sarung pedang terbuat dari kulit.

“Kami juga mengamankan sabuk kain warna hitam yang berisi jimat dan satu unit sepeda motor Honda CBR,” katanya.

Saat ini jenazah tersangka telah dievakuasi ke RS Grati Pasuruan. Sedangkan anggota polisi yang terluka langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polri untuk menjalani operasi dan perawatan.

Editor : Ihya Ulumuddin