2 Pelaku Pembalakan Liar di Malang Menyerahkan Diri, Oknum Perhutani Diduga Terlibat 

Avirista Midaada · Senin, 18 Oktober 2021 - 13:49:00 WIB
2 Pelaku Pembalakan Liar di Malang Menyerahkan Diri, Oknum Perhutani Diduga Terlibat 
Petugas menemukan barang bukti pembalakan liar yang dilakukan para pelaku. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Dua dari empat pelaku pembalakan liar di hutan lindung Sendiki, Kabupaten Malang, menyerahkan diri ke polisi, Minggu (17/10/2021) malam. Keduanya yakni Supriyanto dan Dwi Budi Santoso, warga Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. 

Ketua Pembina ProFauna Indonesia Rosek Nursahid menyatakan, dua pelaku yang menyerahkan diri menjadi bagian dari kelompok penebang dan pengangkut kayu ilegal. Saat itu tim dari ProFauna Indonesia memergoki ada lima orang yang mengangkut kayu ilegal jenis wadang, di hutan lindung Sendiki, Kabupaten Malang, pada 9 Juni 2020.

"Jadi waktu itu kami memergoki lima orang yang mengangkut kayu balok ilegal, satu berhasil kami amankan, yang lainnya kabur. Yang satu orang diamankan sebelumnya ini sudah disidang, yang dua orang ini semalam menyerahkan diri," ucap Rosek Nursahid, Senin (18/10/2021). 

Kedua pelaku yang menyerahkan diri ini berkat adanya pendampingan ProFauna ke kelompok petani desa setempat, agar bila melihat pelakunya diingatkan untuk menyerahkan diri. ProFauna Indonesia sendiri saat ini tengah mendampingi petani desa setempat agar beralih dari menanam pisang menjadi menanam pohon buah-buahan. 

Selagi memberikan pendampingan inilah, ProFauna menyosialisasikan ke petani dan tokoh masyarakat setempat, agar bila membujuk dua pelaku yang teridentifikasi melakukan ilegal logging, untuk menyerahkan diri. Kini kata dia, masih ada dua pelaku yang belum diamankan. 

"Kami bilang kalau nggak menyerahkan diri nanti dalam mengelola ini repot, jadi ProFauna nggak bisa mendampingi. Jadi kita negosiasi-negosiasi dengan tokoh-tokoh masyarakat, DPO akan selamanya ya jadi DPO, mau belasan tahun pulang ya akan ditangkap, kan gitu lebih baik bertanggungjawab, sehingga petani bisa mengerjakan lahannya dengan tenang, akhirnya menyerahkan tadi malam," tuturnya. 

Rosek menduga kelima orang yang teridentifikasi melakukan ilegal logging ada yang melindungi. Mengingat dari penuturan tersangka yang telah divonis Yono, mereka semacam jaringan dimana yang mengenal oknum-oknum di atasnya yakni pelaku atas nama Dwi Budi Santoso. 

"Yono mengaku dipekerjakan oleh Budi, yang tadi malam menyerahkan diri. Jadi dia nggak tahu hanya ditugaskan ngangkut kayu, oleh namanya Budi. Yang berhubungan dengan level atas itu ya Budi," kata dia. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: