2 Pasien Positif Covid-19 di Jember Meninggal, Dinkes Genjot Vaksinasi Booster

Antara · Selasa, 19 Juli 2022 - 23:13:00 WIB
2 Pasien Positif Covid-19 di Jember Meninggal, Dinkes Genjot Vaksinasi Booster
Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Jember sesuai protokol kesehatan. (Foto: Antara)

JEMBER, iNews.id - Dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jember meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Kedua pasien Covid-19 yang meninggal yakni berjenis kelamin perempuan asal Jember dan seorang lainnya warga Surabaya. 

Berdasarkan informasi di lapangan, seorang warga Surabaya meninggal setelah dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (17/7/2022).

Pasien tersebut mengeluhkan sesak napas, batuk, demam, mual dan muntah, dengan memiliki riwayat jantung bengkak dan diabetes melitus, sehingga masuk rumah sakit pada Minggu (17/7/2022). Pasien tersebut sudah mendapatkan dua kali vaksin Covid-19.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu meninggal dunia setelah tiga jam menjalani perawatan di ICU salah satu rumah sakit di Kabupaten Jember.

Sedangkan pasien berjenis kelamin perempuan meninggal Senin (18/7/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Jember, dr Lilik Lailiyah mengatakan, pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada 13 Juli 2022 dengan keluhan batuk selama satu bulan, lemas, mual, demam, makan dan minum sulit karena nyeri di rongga mulut.

Setelah dilakukan tes usap PCR pada 14 Juli 2022 hasilnya positif Covid-19 dan diagnosa terakhir pasien terinfeksi virus corona, memiliki komorbid B24, abses paru dengan pneumonia, gagal napas, anemia, dan sepsis, sehingga pasien yang bersangkutan meninggal.

"Pasien tersebut memiliki riwayat penyakit menular kronis dan meninggalnya bukan hanya karena terpapar Covid-19, namun yang bersangkutan sudah memiliki komorbid B24," kata dr Lilik Lailiyah, Selasa (19/7/2022).

Berdasarkan data pada laman https://infocovid19.jatimprov.go.id/ tercatat jumlah kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19 di Jember pada Selasa pukul 15.21 WIB tercatat sebanyak 14 kasus, sehingga totalnya 21.369 kasus, dengan kesembuhan mencapai 19.868 kasus dan kematian 1.487 kasus.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: