1.867 Penumpang Kereta Api di Daop 8 Surabaya Gagal Berangkat gegara Tak Vaksin Booster 

Avirista Midaada · Senin, 22 Agustus 2022 - 20:03:00 WIB
1.867 Penumpang Kereta Api di Daop 8 Surabaya Gagal Berangkat gegara Tak Vaksin Booster 
Ribuan penumpang kereta api gagal berangkat karena tak vaksin booster. (ilustrasi).

SURABAYA, iNews.id - Sebanyak 1.867 calon penumpang kereta api di Daop 8 Surabaya gagal berangkat. Ribuan calon penumpang itu dilarang berangkat karena tidak memenuhi persyaratan vaksin booster

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menuturkan, 1.867 penumpang yang gagal berangkat gegara vaksin booster itu terhitung sejak sejak 15-21 Agustus 2022. Mereka tersebar di tiga stasiun, yakni Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. 

"Total ada 1.687 yang tidak diizinkan berangkat karena tidak memenuhi persyaratan perjalanan," kata Luqman Arif, Senin pagi (22/8/2022).

Para penumpang yang terpaksa membatalkan perjalanannya pun bisa melakukan pengembalian tiket. Namun hanya 75 persen uang tiket yang bisa dikembalikan bila disebabkan persyaratan yang tidak mendukung.

"Kalau mulai hari ini refund 75 persen dari harga tiket, asalkan maksimal 30 menit sebelum keberangkatan kereta api. Kalau saat masa transisi sejak 15-21 Agustus 2022 kemarin dikembalikan 100 persen. Itu yang nggak sesuai persyaratan, termasuk belum vaksin booster," katanya.

Namun ada sebagian kecil dari penumpang yang tetap memilih melakukan tes swab PCR seharga Rp195.000 di tiga stasiun yang ada di wilayah Daop 8 Surabaya. Layanan swab PCR ini hadir di tiga stasiun dengan jam operasional di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 05.00-19.00 WIB, Stasiun Surabaya Pasarturi 08.00-22.00 WIB, dan Stasiun Malang pukul 07.00-17.00 WIB

"Total ada 216 orang penumpang memilih melakukan tes swab PCR di tiga stasiun yang diberlakukan sejak 16 Agustus 2022," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: