Mutoharoh mengatakan, dia seorang pengusaha muda di Kabupaten Malang yang bergerak di bidang produksi dan penjualan tas serta aksesoris secara online. Dia merintis usaha itu bersama sang suami Aminul Wahab sejak 2015. Kini setiap harinya, Mutoharoh bisa menjual 300 sampai 400 paket kiriman.
Dia mengaku setiap tahun selalu memberikan bonus berupa rekreasi kepada seluruh karyawan. Namun karena kondisi saat ini masih pandemi Covid-19, maka dia memberikan bonus berupa uang tunai.
Sementara karyawannya membenarkan, pembuatan konten video TikTok itu pada bulan Maret. Namun, baru-baru ini video tersebut viral di media sosial. Saat bagi-bagi uang itu, para karyawan mendapatkan jumlah yang berbeda-beda.
”Saya waktu itu dapat Rp1,6 juta. Yang lain beda-beda. Itu memang bonus buat kami karena enggak jadi berwisata seperti biasanya,” kata karyawan, Aprelia.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait