Guru perempuan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, viral di media sosial setelah aksinya mengadang bus Sugeng Rahayu yang diduga akan menerobos lampu merah. (Foto: Video viral).

Keduanya dipertemukan di Polres Magetan pada Selasa siang (5/5/2026) untuk klarifikasi. Setelah saling memberikan penjelasan, keduanya sepakat berdamai dan saling memaafkan.

"Ternyata ibu itu orang baik, enggak mau jalan (menerobos lampu merah)," kata Wuryanto.

Kapolres Magetan, Raden Erik Bangun Prakasa mengapresiasi Sri Wahyuni dengan mengangkatnya sebagai Duta Lalu Lintas Polres Magetan tahun 2026 serta memberikan helm sebagai cenderamata.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran lalu lintas oleh kedua pihak, sehingga tidak ada penindakan maupun tilang.

"Kita pertemukan keduanya di sini terkait video viral itu untuk meluruskan seperti apa kejadiannya dan memang dari peristiwa itu tidak ditemukan pelanggaran," ujar AKP Ade Andini.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi terciptanya ketertiban, kelancaran, dan keselamatan di jalan.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network