Kecurigaan baru muncul saat ada pembeli yang hendak membeli minyak goreng. Karyawan toko kemudian membuka salah satu kardus dan mendapati isinya bukan minyak goreng, melainkan batako. Setelah diperiksa, seluruh lima kardus yang dibeli ternyata berisi material bangunan tersebut.
"Pas ada pelanggan-pelanggaran itu langsung video kirim ke Facebook," kata Muzammah, Rabu (25/2/2026).
Akibat kejadian itu, Muzammah mengalami kerugian lebih dari Rp1 juta. Dia juga mengaku baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah nomor telepon sales tersebut tidak lagi bisa dihubungi.
Meski mengalami kerugian, Muzammah memilih tidak melaporkan kasus ini ke polisi. Dia memviralkan kejadian tersebut sebagai peringatan bagi pemilik toko lain agar lebih waspada terhadap modus penipuan serupa.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait