Warga melaporkan oknum polisi yang diduga menganiaya delapan bocah saat bermain bola depan rumah di Kota Surabaya. (Foto: iNews)

Mereka menilai tindakan kekerasan terhadap anak-anak tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. "Kami hanya ingin keadilan. Anak-anak kami trauma, mereka takut keluar rumah sekarang," kata SR.

Hingga saat ini, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak maupun Polda Jatim masih melakukan pendalaman terkait laporan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik di Surabaya mengingat keterlibatan oknum aparat dalam tindakan kekerasan terhadap anak di bawah umur.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network