Kecewa dengan kondisi rumah tangganya, Sarji kemudian memesan alat berat dari Malaysia untuk merobohkan bangunan yang dibangun dari hasil kerjanya tersebut. Aksi itu pun mengundang perhatian warga sekitar.
"Cari uang di negaranya orang, uang dikirimkan untuk bangun rumah, membiayai anak, kalau memang seperti itu kan orang bisa marah," kata Panut Hariyanto, salah satu warga sekitar.
Selain menghancurkan rumah, Sarji juga berencana mengakhiri pernikahannya dengan Puji. Proses perceraian mereka kini diajukan ke Pengadilan Agama Ponorogo.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait