Aksi penganiayaan yang dilakukan bocah SD terhadap temannya hingga babak belur di Jombang viral di media sosial. Kasus berakhir damai. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Kepala Desa Japanan, Junaidi Catur Wicaksono, mengakui kasus ini terjadi di wilayahnya pada Sabtu (24/6/2023) lalu. Aksi tersebut terjadi di belakang sekolah. 

Kejadian itu direkam hingga kemudian viral di media sosial. Pihaknya juga sudah konfirmasi kepada kedua orang tua baik dari korban dan pelaku. 

Keterangan orang tua korban, awalnya korban diajak bermain oleh temannya. "Katanya orang tuanya (korban) diajak main layangan, kok tiba-tiba dihajar. Tidak dikeroyok, tapi satu lawan satu," kata dia.

Junaidi juga menambahkan, anak tersebut diam saja sambil meminta ampun saat dihajar temannya. Dimungkinkan, anak tersebut tidak berani membalas, sebab ada temannya pelaku, sehingga tidak melawan saat penganiayaan itu terjadi.

Dirinya prihatin dengan kejadian seperti itu dan berharap hal yang sama tidak terulang lagi.

"Melihat dari video, miris. Kecil-kecil tapi cara perlakuannya sadis," kata dia.


Editor : Rizky Agustian

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network