Saat melewati pelintasan kereta api tanpa palang pintu dan tanpa penjaga di JPL 95 KM 45+907, Kereta Api (KA) Sri Tanjung relasi Surabaya–Banyuwangi melintas.
"Korban dari jalan raya mau masuk ke desa," kata Supri, warga sekitar di lokasi.
Korban diduga tidak menyadari kedatangan kereta sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat korban bersama sepeda motornya terpental beberapa meter dari lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil untuk keperluan autopsi. Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi sepeda motor milik korban ke pos lalu lintas terdekat.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait