Seorang saksi mata bernama Wahyu, yang berada di lokasi, mengungkapkan bahwa suara robohnya tower terdengar sangat keras dan membuat orang-orang di sekitar panik.
"Jadi begitu roboh kan ada suara keras, saya pikir kecelakaan. Kemudian kita keluar ternyata towernya yang roboh," kata Wahyu.
Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Pihak sekolah memutuskan menutup kegiatan belajar lebih cepat demi keselamatan.
Hingga pukul 15.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung dan arus listrik di gedung dimatikan sementara untuk mencegah risiko tambahan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait