Diketahui, KRI Nanggala 402 tenggelam saat melakukan latihan di perairan Balu utara, Selasa (21/4/2021) lalu. Sebanyak 53 awak kapal gugur dalam insiden tersebut.
Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 dimungkinkan karena adanya faktor alam. Hal itu disampaikan oleh Asrena Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksda Muhammad Ali.
"Faktor alam ini juga ada yang dinamakan internal solitary wave. Yang berdasarkan informasi dari beberapa pakar dan ahli oseanografi, itu ada arus bawah laut yang cukup kuat yang bisa menarik secara vertikal. Jadi jatuhnya kapal ke bawah lebih cepat dari umumnya dan ini yang harus diwaspadai," katanya.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait