Jenazah korban Tragedi Kanjuruhan ke-133 dimakamkan diiringi isak tangis keluarga, Selasa (18/10/2022). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Deni Irwansyah

MALANG, iNews.id – Isak tangis mengiringi pemakaman Andi Setyawan, korban ke-133 Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Selasa (18/10/2022). 

Almarhum Andi Setyawan sebelumnya dirawat di ICU Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang sejak 2 Oktober 2022 atau beberapa jam pasca-tragedi Kanjuruhan terjadi.

Setelah 17 hari dirawat di ICU, ayah dua anak itu mengembuskan napas terakhirnya Selasa siang karena menderita multyple trauma.

Jenazah Andi kemudian dibawa ke rumah duka Jalan Kolonel Sugiono Gang 3C, Kota Malang. Setelah disemayamkan beberapa jam, jenazah kemudian dibawa ke musala untuk disalatkan.

Tampak hadir melayat Wali Kota Malang Sutiaji dan sejumlah kepala dinas, serta pejabat kelurahan dan kecamatan. Setelah itu, jenazah korban dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, atas nama Pemkot Malang turut berduka cita kepada keluarga almarhum.

“Selain turut berduka cita dan memberikan santunan, kedatangan kami ini untuk sekaligus memperbarui data korban tambahan ini. Data ini untuk dilaporkan ke provinsi dan Kementerian Sosial agar segera mendapatkan santunan,” katanya.

Terkait dua anak almarhum, Sutiaji menegaskan, Pemkot Malang akan menanggung kebutuhannya khususnya pendidikan hingga jenjang SMA.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT