Akibat benturan tersebut, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Mobil pikap yang mengangkut muatan batu bata mengalami kerusakan paling parah.
Polisi telah meminta keterangan dari kedua pengemudi untuk memastikan penyebab kecelakaan dan melengkapi proses penyelidikan.
“Kami juga telah meminta keterangan dari kedua pengemudi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan,” katanya.
Sementara itu, warga setempat bernama Dwi menyebut tikungan Randu-Randu di Desa Sawoo memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Kondisi jalan yang menikung dengan jarak pandang terbatas kerap menjadi faktor risiko bagi pengendara.
“Tikungan ini memang cukup rawan. Pengendara harus benar-benar mengurangi kecepatan dan fokus saat melintas,” ucapnya.
Polisi mengimbau pengguna jalan agar selalu mematuhi marka jalan, menjaga kecepatan kendaraan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur menikung untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait