PASURUAN, iNews.id- Kasus pembunuhan terhadap seorang ibu dan anak di Pasuruan, Jawa Timur semakin menemukan titik terang. Polisi telah mengungkap motif pelaku yang merupakan masih tetangga korban.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Rudy Hidajanto mengatakan, pelaku berinisial MS yang tinggal 500 meter dari rumah korban. Motif pelaku, kata dia sakit hati karena toko milik korban ramai pembeli.
"Pengakuan pelaku karena dia iri laris dagangannya kemudian dia melakukan pembunuhan," ujar AKP Rudy di Mapolres Pasuruan Kota, Sabtu (30/12/2023).
Dia mengungkapkan, pelaku setelah membunuh korban sempat mencari barang berharga yang berada di dalam rumah. Namun, lanjut dia pelaku tidak menemukan barang-barang untuk diambil.
"Dia nyoba-nyoba mencari barang-brang milik korban. Dia buka semua lemari-lemari itu apakah ada barang yang berharga dan ternyata tidak ditemukan," ucapnya.
Menurutnya, pelaku membunuh korban pertama, yaitu perempuan bernama Chosidah dengan cara membekapnya hingga kehabisan napas. "Setelah (korban) pingsan langsung disekap dan diikat," katanya.
Pelaku, lanjut dia menuju ke dalam rumah dan menemukan anak laki-laki korban bernama Ahmad Fauzi yang sedang tertidur. Korban sempat melawan saat dibekap oleh pelaku.
Dia menuturkan, pelaku kemudian memukul leher belakang korban menggunakan alat pompa angin. Korban kemudian diikat tangan dan kakinya dengan mulut disumpal hingga kehabisan napas.
"Setelah dilakukan pemukulan, korban diseret ke tempat sholat dan diikat," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait