Ditreskrimum Polda Jatim menangkap pria yang diduga telah membacok istri siri hamil 5,5 bulan hingga tewas di Lumajang. (Foto: Lukman Hakim)
Lukman Hakim

SURABAYA, iNews.id - Polisi menangkap AR (27), warga Jatiroto, Kabupaten Lumajang, yang tega membacok istri sirinya, DTS (24), janda dua anak asal Dusun Karangloh, Desa Gedangmas, Randuagung, Lumajang, hingga tewas. Mirisnya, peristiwa pembunuhan itu terjadi saat DTS hamil 5,5 bulan.

AR menikahi korban sejak enam bulan lalu atau Maret 2022. Namun, tersangka ternyata masih memiliki istri sah dan telah dikaruniai dua orang anak. 

"Dari keterangan bidan, pada saat dibunuh korban kondisi hamil 5,5 bulan,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono di Mapolda Jatim, Jumat (9/12/2022).

Dia mengungkapkan, meski menikah siri, AR dengan korban tidak tinggal satu rumah. Sebab tersangka memiliki istri sah, atas nama SR. 

Mereka tinggal di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Sedangkan DTS tinggal di Dusun Karanglo, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. 

“Pembunuhan dilakukan pada Jumat 28 Oktober 2022,” ujarnya.

Usai membunuh, AR kabur ke rumah kerabatnya di daerah Madura. Selain itu, AR juga berencana akan kabur ke Malaysia. 

Namun rencana tersebut digagalkan oleh tim Jatanras Polda Jatim yang lebih dulu menangkapnya.

“Kami butuh waktu satu minggu untuk mengungkap kasus ini. Hingga kemudian kami menangkap tersangka di wilayah Sampang, Madura,” katanya.

Sementara itu, saat tersangka ditunjukkan pada awak media, tidak tampak ada rasa penyesalan atas perbuatannya. Meski hidung dan mulutnya tertutup masker medis yang dikenakannya, namun dari tatapan matanya tampak biasa saja. 

"Kayak artis aja," kata AR dengan ringan saat berjongkok di salah satu ruang petugas humas.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT