Warga Desa Kedungringin, Pasuruan, mengeluhkan air Sungai Wrati yang berubah warna dan berbau menyengat akibat dugaan pencemaran limbah pabrik. (Foto: iNews).

Pemerintah Desa Kedungringin telah berkoordinasi dengan perusahaan yang diduga membuang limbah ke sungai. Namun, upaya mencari solusi disebut belum berjalan optimal karena sejumlah perusahaan belum bersedia berdialog untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Sangat meresahkan dan menggangu sekali, malah kalau airnya dipakai buat mandi bisa menyebabkan gatal-gatal," ujar Kades Kedungringin, Rizky Wahyuni.

Warga berencana menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Kabupaten Pasuruan. Mereka meminta para wakil rakyat mendorong dinas terkait untuk menyelidiki dugaan pencemaran dan menindak tegas perusahaan yang terbukti melanggar aturan.

Hingga kini, dugaan pencemaran Sungai Wrati masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber pencemaran dan pihak yang bertanggung jawab.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network