Arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur meneliti struktur jobong atau dinding sumur kuno berusia sekitar 1.000 tahun yang ditemukan di Desa Menganto, Jombang. (Foto: iNews).

Sementara itu, lapisan keempat yang berada paling bawah tetap dibiarkan di lokasi karena dikhawatirkan rusak jika dipaksakan untuk dievakuasi.

Selain struktur jobong, petugas menemukan sejumlah pecahan bata merah kuno di dalam sumur. Ukuran bata tersebut memiliki kemiripan dengan material bangunan yang digunakan di Candi Pandegong, yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan.

Kesamaan material itu menjadi salah satu petunjuk bagi arkeolog untuk menelusuri keterkaitan sejarah antara lokasi penemuan dan kawasan Candi Pandegong. Berdasarkan temuan awal tersebut, sumur kuno itu diduga merupakan bagian dari kompleks permukiman elite yang sezaman dengan Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Mpu Sindok.

Meski demikian, usia dan keterkaitan sumur dengan permukiman elite Kerajaan Medang masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Sebagian potongan jobong telah diamankan sebagai sampel untuk kepentingan kajian arkeologi dan pelestarian.

Penemuan ini menambah petunjuk mengenai jejak kehidupan masyarakat kuno di wilayah Mojowarno, Jombang. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengungkap lebih jauh fungsi struktur sumur tersebut serta kaitannya dengan perkembangan permukiman pada masa Kerajaan Medang. 


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network