Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi semua pihak dalam menyukseskan program padat karya untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di Surabaya. (Foto: MPI)

Mengenang sosok Tjahjo Kumolo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno mengatakan bahwa dirinya secara pribadi mengenal Tjahjo sejak masih menjadi pengusaha muda. Menurutnya beliau adalah politisi senior yang selalu hadir untuk para aktivis muda.

"Beliau juga memberikan pemahaman bahwa politik tidak selalu keras, tidak selalu gontok-gontokan, melainkan penuh senyuman. Beliau sangat humble saat menerima kita," ucap Sandi.

Indonesia Visionary Leader kali ini mengusung tema Sinergi Pemerintah Daerah untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi. Penghargaan yang sudah digelar sejak 2017 ini merupakan apresiasi dari MNC Portal Indonesia (MPI), dan diberikan kepada kepala daerah yang memiliki kualitas leadership dalam menjalankan amanah, menjadikan daerahnya memiliki daya saing yang baik, khususnya dalam menonjolkan inovasi di daerahnya masing-masing untuk  percepatan ekonomi.

Foto bersama kepala daerah penerima penghargaan IVL 2022 dengan jajaran Menteri dan Ketua DPD RI. (Foto: dok MNC Portal Indonesia)

Pria yang akrab disapa Cak Eri ini sangat bersyukur atas penghargaan  yang diperoleh Pemerintah Kota Surabaya. Menurutnya, penghargaan ini akan semakin mengharumkan nama kota yang mendapat julukan Kota Pahlawan ini. 

"Program ekonomi yang kita jalankan di Surabaya merupakan program pemberdayaan dan menggunakan padat karya, yang melibatkan semua masyarakat, sehingga pendapatan masyarakat bisa melebihi UMK. Di Kota Surabaya kita manfaatkan aset Pemerintah Kota, anggaran Pemerintah Kota Surabaya dikembalikan untuk kepentingan  masyarakat Surabaya," katanya.

Dia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, baik pengusaha, investor yang masuk Surabaya, dan seluruh elemen masyarakat,  yang telah bekerja keras, sehingga meraih penghargaan Best Leadership in Economic Recovery dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) 2022. 

"Karena pola gotong royong itulah yang bisa membuat pergerakan ekonomi di kota Surabaya sangat luar biasa. Kita berharap ke depan warga Surabaya semakin turun tingkat kemiskinannya, dan warga Surabaya pendapatannya minimal sudah bisa mencapai Rp5 juta.  Mudah-mudahan dengan adanya penghargaan tersebut, dapat lebih memotivasi kami semua untuk bekerja lebih baik lagi di masa-masa mendatang," ucap pria kelahiran Surabaya, 27 Mei 1977 ini.


Editor : Rizqa Leony Putri

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network