Kepala SDN 1 Talunkulon, Agung Nugroho menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara, kata dia kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta.
“Gempa bumi tadi pagi merobohkan tujuh plafon di beberapa kelas dan menyebabkan tembok retak,” ujar Agung Nugroho dikutip dari iNews Tulungagung.
Menurutnya, bangunan sekolah berdiri di atas lahan bekas persawahan yang dialihfungsikan, sehingga struktur lebih mudah bergeser saat terjadi gempa. “Bangunan sekolah berada di tanah persawahan sehingga rawan retak apabila terjadi gempa bumi," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait