Selain siswa, seorang guru dan satu tenaga pendidik juga dilaporkan mengalami keluhan kesehatan serupa. Mereka diduga mengalami gejala setelah menyantap menu MBG yang sama.
"30 siswa dan 1 guru 1 tekniknya di SDN Kanigoro 2. Jadi ada 32 yang merasa pusing, mual setelah mengonsumsi MBG," ujarnya.
Menu makanan tersebut didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kanigoro 2. Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa, guru, dan tenaga pendidik.
Pemerintah daerah bersama petugas kesehatan juga masih mengumpulkan informasi terkait kondisi para siswa dan memeriksa makanan yang dikonsumsi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait