"Dari kesiapan sarana, KAI Daop 8 Surabaya memiliki dukungan armada sebanyak 63 lokomotif serta 426 armada sarana terdiri dari Kereta penumpang kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi, kereta makan, kereta pembangkit dan kereta bagasi," ujarnya.
Selama pengamanan mudik angkutan lebaran 2022 ini unit pengamanan KAI Daop 8 Surabaya juga berkoordinasi dengan kewilayahan setempat. Mereka bersama-sama memetakan beberapa potensi gangguan keamanan dan ketertiban, mulai dari potensi kriminalitas hingga kejadian temperan KA.
"Unit Pengamanan KAI Daop 8 mengerahkan sebanyak 412 personel, baik dari Polsuska, sekuriti, dan juga TNI/Polri, ditambah 40 anggota Pramuka yang turut mendukung posko Angkutan Lebaran 2022," tuturnya.
Terkait keselamatan di perlintasan sebidang, KAI menempatkan 13 personel PJL Ekstra yang akan mengamankan perjalanan KA di 13 titik yang dianggap rawan terjadi temperan KA, yaitu antara stasiun Malang Kotalama-Pakisaji, Bangil-Wonokerto, Kandangan-Indro dan beberapa daerah lain.
"Selain itu kami juga bekerjasama dengan instansi terkait dalam hal ini Pemda, aparat keamanan untuk keselamatan di perlintasan-perlintasan sebidang," katanya.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait