Wasit yang memimpin pertandingan Liga 3 di Stadion Gajayana Malang dikeroyok pemain, Kamis (10/2/2022). (Foto: iNews TV/Deni Irwansyah)
Avirista Midaada

MALANG, iNews.id - Polresta Malang turun tangan menyelidiki kerusuhan saat pertandingan NZR Sumbersari vs Farmel FC pada lanjutan Liga 3. Penyelidikan ini menyusul laporan wasit Kevin Keegan Jarona yang ikut menjadi sasaran amuk pemain pemain NZR Sumbersari. 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, telah menerima laoran wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Pihaknya memastikan bakal menindaklanjuti laporan tersebut. "Tiga orang saksi diperiksa, termasuk pelapor dan visum. Kami juga analisis video yang beredar," kata Budi Hermanto, Jumat (11/2/2022).

Buher, sapaan akrabnya, menyayangkan adanya insiden penganiayaan tersebut. Ia meminta tim yang merasa dirugikan di sebuah pertandingan untuk mengambil langkah hukum lain yang bisa dilakukan, dan tidak main hakim sendiri

"Jadi kronologisnya dianggap kecurangan wasit, sehingga salah satu tim merasa tidak adil. Harusnya ada cara yang disampaikan, tidak penyerangan atau main hakim sendiri," katanya. 

Pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk menghentikan sementara izin pertandingan Liga 3 di Malang. Hal ini beralasan karena tingginya kasus Covid-19 nasional yang terjadi di pemain-pemain Liga 3. 

"da 19 pemain yang positif Covid-19. Kami tidak ingin ada klaster baru. Kemudian adanya penyerangan wasit, diketahui Kota Malang sangat aman. Kami tak ingin pertandingan Liga 3 ciptakan suasana Kamtibmas tidak baik. Jadi Liga 3 kami hold, tidak dilaksanakan dulu," ujarnya. 

Diketahui, laga NZR Sumbersari melawan Farmel FC di Stadion Gajayana, Kota Malang berakhir rusuh, Rabu (9/2/2022). 
Kejadian itu berawal dari insiden ketidakpuasan kepemimpinan wasit di pertandingan tersebut. Akibatnya usai pertandingan pemain, pelatih, dan staf NZR Sumbersari langsung mengejar dan berusaha mengeroyok wasit.


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA TERKAIT