Polda menetapkan status quo dan menutup asrama putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo karena berisiko ambruk. (Foto: Ist)

Polisi mendalami aspek konstruksi, material bangunan hingga prosedur perizinan dalam proyek pembangunan musala dan asrama di lingkungan pesantren tersebut. Selain fokus pada penyelidikan hukum, Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menjamin kelanjutan kegiatan belajar para santri yang terdampak penutupan asrama.

“Kami bersama Pemda setempat berupaya menyiapkan tempat sementara agar adik-adik santri bisa melanjutkan aktivitas belajar sesuai kurikulum pesantren,” ujar Nanang.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network