SURABAYA, iNews.id – Aksi perampokan sadis melanda rumah sekaligus toko emas di kawasan Pasar Wonokromo Baru, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). Pelaku yang beraksi seorang diri tidak hanya menggasak barang berharga dan mata uang asing, tetapi juga tega menganiaya dan menyekap tiga orang penghuni rumah yang seluruhnya merupakan lanjut usia (lansia).
Aksi kriminalitas ini sempat membuat geger warga dan pedagang di sekitar lokasi kejadian setelah jeritan minta tolong para korban terdengar usai pelaku kabur.
Kasus perampokan berdarah ini kini sedang ditangani secara intensif oleh Polsek Wonokromo Surabaya. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, pelaku diketahui masuk ke dalam area rumah toko (ruko) dengan cara memanjat dan membobol genteng bagian atas.
Setelah berhasil merusak atap, perampok tersebut menyelinap masuk ke dalam ruangan tempat para korban beristirahat.
"Warga di sini langsung geger. Tahunya itu setelah pelaku kabur dan korban baru bisa teriak minta tolong. Tega sekali perampoknya, korbannya itu sudah sepuh-sepuh (tua) semua," ungkap tetangga korban di lokasi, Arnanda, Kamis (21/5/2026).
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, Ipda Wasito Adi, membeberkan kronologi kekerasan yang dialami ketiga lansia tersebut. Begitu berhadapan dengan penghuni rumah, pelaku langsung bertindak brutal guna meredam perlawanan.
Dengan tangan kosong, pelaku menghajar para lansia tersebut secara membabi buta sembari mengacung-acungkan sebilah pisau dapur untuk menakut-nakuti korban agar tidak berteriak.
Dalam kondisi terluka dan ketakutan, ketiga korban kemudian digiring dan disekap di dalam kamar yang dikunci dari luar.
Setelah memastikan situasi aman, pelaku dengan leluasa mengacak-acak isi rumah dan menggasak sejumlah barang berharga, meliputi sepasang anting emas, sejumlah uang tunai mata uang asing (Won Korea), dan handphone, serta kartu ATM beserta nomor PIN yang dipaksa dari korban.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait