Hafid, balita berusia dua tahun selamat dari tragedi tenggelamnya perahu tambang di Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro, Rabu (3/11/2021). (Foto: MNC Portal/Avirista Midaada)
Avirista Midaada

BOJONEGORO, iNews.id - Balita berusia dua tahun selamat dari tenggelamnya perahu tambang di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro, Rabu (3/11/2021). Balita bernama Hafid yang selamat dari tragedi perahu tenggelam mengejutkan warga, sebab ayah dan ibunya hingga kini belum ditemukan. 

Hafid merupakan anak dari pasangan suami istri Dian Purnama (27) dan Erma Fitriani (27), warga Desa Semambung RT 4 RW 2 Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Kedunya turut menyeberangi perahu tambang nahas tersebut. 

Warga Desa Semambung, An'im mengatakan, balita bernama Hafid berangkat bersama kedua orang tuanya. "Mereka ini warga Semambung, Alhamdulillah adek Hafid selamat. Bapak ibunya semoga segera bisa ditemukan juga," kata An'im. 

Dia menuturkan, sebelum kejadian perahu tambang terbalik dan tenggelam, kawasan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, diguyur hujan deras. Kondisi itu membuat arus air di Sungai Bengawan Solo sangat deras. 

"Hujan deras tadi di sini, mungkin itu juga yang membuat arus air (Sungai Bengawan Solo) deras," ungkap dia. 

Perahu tambang yang membawa puluhan orang tenggelam di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro tepatnya di antara Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, dengan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban, Rabu (3/11/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. Perahu tersebut mengangkut sekitar 23 orang.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT