Menurutnya, emosi pengemudi berhasil diredam sehingga bentrokan fisik dapat dihindari. Iman Dia menegaskan, akan terus melakukan penertiban demi ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Diketahui, bentor memang dilarang beroperasi di wilayah Kota Pasuruan, khususnya kawasan Alun-Alun, sesuai instruksi Wali Kota. Pengemudi yang sama tercatat sudah tiga kali melakukan perlawanan, bahkan pernah melakukan pemukulan terhadap petugas.
Dia mengimbau warga untuk tidak menggunakan bentor sebagai alat transportasi karena tidak sesuai aturan dan dinilai membahayakan. Sebagai alternatif, masyarakat diminta memanfaatkan becak wisata resmi yang lebih aman.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait