Dwi Bagus dikawal petugas Jatanras Polda Jawa Timur setelah ditangkap di rumah temannya di Jombang. (Foto: iNews).

MADIUN, iNews.id – Penyidik kepolisian terus mendalami motif serta kondisi kejiwaan Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan sadis terhadap istri siri dan anak balitanya di Madiun, Jawa Timur.

Berdasarkan hasil tes psikologi yang dilakukan Polda Jawa Timur, tersangka terindikasi mengidap Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik dengan tingkat superioritas yang sangat berlebihan.

Ciri kepribadian narsistik superior ini tebias dari cara keji tersangka yang seorang diri menghabisi dua korban, lalu berupaya menghilangkan jejak kejahatannya hanya dalam kurun waktu dua hari. 

Pelaku secara membabi buta membakar jasad para korban, memasukkannya ke dalam mesin penggiling daging, hingga membuang sisa-sisa materialnya ke aliran sungai.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing menjelaskan, salah satu indikator menguatnya kondisi NPD superioritas pelaku terlihat saat ia mengeksekusi korban kedua yang masih berusia 4 tahun.

Pelaku tega membantai balita tersebut sesaat setelah menghabisi nyawa istri sirinya—yang tak lain merupakan ibu kandung korban—akibat dorongan rasa takut yang ekstrem.

"Dari hasil pemeriksaan psikologi, tersangka mengidap NPD dengan rasa superioritas yang berlebihan," ungkap Kombes Pol Roy Sihombing, Sabtu (31/10/2026). 

Sebelumnya, kasus pembunuhan tragis ini berawal dari percekcokan hebat antara tersangka dan istri sirinya di rumah korban.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network