KEDIRI, iNews.id – Persik Kediri menunjukkan semangat juang luar biasa saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026) malam WIB. Tim berjuluk Macan Putih ini sukses memaksakan hasil imbang 1-1 berkat gol dramatis di masa injury time.
Menghadapi agresivitas Persib Bandung sejak menit awal, anak asuh Marcos Reina tampil sangat disiplin. Meski terus ditekan dan kalah dalam penguasaan bola, Muhammad Firly dan kolega di lini belakang tampil lugas mementahkan serangan lawan. Skema serangan balik yang diterapkan Persik pun beberapa kali sempat merepotkan pertahanan tim tamu hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Stadion Brawijaya sempat terdiam saat Persik kebobolan oleh gol Saddil Ramdani pada menit ke-68. Namun, tertinggal satu gol tidak membuat mental Macan Putih ambruk. Sebaliknya, Persik Kediri justru semakin gencar melakukan serangan, terutama setelah tim tamu harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Saddil pada menit ke-81.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Marcos Reina untuk menginstruksikan anak asuhnya tampil all-out menyerang di sisa waktu pertandingan.
Drama Menit Akhir dari Muhammad Firly
Upaya pantang menyerah Persik Kediri akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-90+5. Berawal dari kemelut di depan gawang Teja Paku Alam, bek muda Muhammad Firly muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang yang membuat seisi stadion bergemuruh.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait