Kendati demikian, proses pemadaman api di lapangan berjalan cukup alot dan menguras tenaga petugas. Banyaknya material yang sifatnya mudah terbakar di dalam area pabrik, seperti tumpukan ampas atau sepah tebu kering sisa produksi, membuat kobaran api terus berkobar dan sulit untuk dipadamkan.
Hingga Senin petang, atau sekitar empat jam sejak awal mula api mengamuk, petugas Damkar Tulungagung dilaporkan masih terus berjibaku di lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman serta pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait