SURABAYA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, inflasi di Jawa Timur (Jatim) terkendali meski ekonomi tidak menentu pascapandemi. Hal itu merupakan imbas dari operasi pasar yang digelar sejak akhir September lalu.
Kabid Statistik Distribusi BPS Jatim Umar Sjaifudin menyebut operasi pasar merupakan langkah taktis untuk mengambat laju inflasi. Karena itu pada Oktober lalu, kelompok bahan makanan, minuman, dan tembakau justru mengalami deflasi. "Harganya terjangkau," katanya.
Dia menyatakan bahan pokok merupakan elemen yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, operasi pasar adalah kebijakan yang solutif dan dibutuhkan masyarakat. Nilai manfaatnya sangat besar dan mengena tepat sasaran.
Umar juga mengapresiasi konsep operasi pasar yang melibatkan pedagang. Konsep ini menghindari aksi oknum yang mengambil untung. Biasanya, operasi pasar digelar mandiri pada tempat tertentu.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait