Tangkapan layar saat lahan persawahan di Ponorogo bergerak dan longsor. (Ahmad Subekhi).

Longsor ini terajadi diduga karena bagian bawah tanah terlalu banyak air akibat hujan deras. Akibatnya, permukaan tanah bergerak menuju tempat yang lebih rendah hingga memenuhi aliran sungai. 

Pantauan di lokasi, areal sawah tersebut ambles sedalam 7 meter dan bergerak sejauh 200 meter dari titik awal menuju sungai. "Ini sudah yang kedua. Kejadiannya Jumat pagi tadi. Lahan yang tergerus seluas 1.400 meter persegi," kata pemilik lahan, Gimun. 

Sementara itu, Kepala Desa Tumpakpelem, Atik Sumiati, memastikan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, lokasi tanah gerak ada di persawahan. 

Meski begitu, pihaknya mengimbau warga untuk waspada. Sebab, dimungkinkan masih terjadi longsor susulan.


Editor : Ihya Ulumuddin

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network