Kondisi ruang kelas SDN Tlomar 2, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, rusak parah. (Foto: iNews) 

Gedung sekolah negeri ini ternyata berdiri di atas tanah pecaton atau tanah kas milik desa, sehingga bantuan anggaran perbaikan dari pemerintah tidak bisa dikucurkan begitu saja.

"Bisa dilihat sendiri, kondisi lantai masih terbuat dari tanah, belum ada keramik. Kusen-kusen keropos dan atap juga sudah mulai jebol. Kami sebenarnya sudah sempat berupaya mengajukan bantuan untuk merenovasi sekolah ini ke pemerintah. Akan tetapi, pengajuan kami selalu terkendala status tanah yang masih berupa tanah pecaton desa," ungkap Plt Kepala Sekolah SDN Tlomar 2 Bangkalan, Okta Tricahyana. 

Meski harus menelan debu saat musim kemarau dan menghadapi risiko becek saat musim hujan, para siswa dan guru di SDN Tlomar 2 terpantau tetap mencoba antusias menjalani proses belajar mengajar. 

Kini, pihak sekolah bersama wali murid sangat berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera turun tangan memberikan solusi khusus atau melakukan revitalisasi menyeluruh. Mereka menegaskan, status administrasi tanah seharusnya tidak mengorbankan hak anak-anak pedalaman Madura untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network