Pendeta GKJW, Kristianti menyampaikan bahwa hujan yang turun sehari sebelum kejadian tercatat mencapai 56 milimeter per hari dan masuk kategori hujan lebat.
"Kejadiannya tiba-tiba saja," ujar Kristianti di lokasi.
Kerusakan meliputi struktur atap dan sejumlah perabotan penunjang kegiatan jemaat. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp250 juta hingga Rp300 juta. Saat ini, jemaat bersama warga sekitar bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait