BANGKALAN, iNews.id – Angin puting beliung menerjang lokasi festival laying-layang hingga memorak-porandakan tenda-tenda di Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (13/10/2026).
Sontak, hembusan angin kencang yang berputar cepat itu membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Warga tidak menyangka pusaran angin puting beliung tersebut bergerak cepat mendekat hingga melintasi tempat mereka berkumpul.
Meski sempat diselimuti kepanikan dan ketakutan, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Setelah angin puting beliung berlalu, agenda festival layangan tersebut dilaporkan tetap dilanjutkan oleh panitia dan peserta.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari kantor kecamatan setempat dan memastikan situasi di lokasi aman terkendali.
"Kopdar layangan ada satu komunitas pecinta hobi layangan, di saat itu terjadi angin puting beliung yang membuat mereka panik," ungkap Zainul Qomar.
Dia menjelaskan, fenomena angin berputar atau puting beliung berskala lokal ini kerap terjadi pada musim kemarau, khususnya pada siang hingga sore hari.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait