BMKG menyebutkan cuaca ekstrem yang kerap melanda dipicu dinamisnya perbahan iklim karena pemanasan global. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Ihya Ulumuddin

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (LPB MUI) Pusat meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem saat arus balik Lebaran.

Masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, bertepatan dengan musim pancaroba yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Sehingga, kewaspadaan menjadi kata kunci utama agar pemudik tetap sehat sampai kerumahnya masing-masing.

"Kami minta warga yang sedang mudik dan yang balik dari kampung, agar waspada dengan potensi cuaca buruk. Perhatikan dan ikuti arahan petugas dilapangan," kata Ketua LPB MUI Pusat Prof Jafar Hafsah dalam  keterangan tertulisnya, Selasa (3/5/2022).

Guru besar Universitas Negeri Makassar itu juga meminta warga yang melakukan perjalan balik dari mudik, wajib melakukan beberapa hal sebelum melakukan perjalanan.

Di antaranya, berdoa, cek kesehatan penumpang terutama supir, cek kondisi kendaraan secara menyeluruh, jangan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan, menaati peraturan berlalu lintas. 

“Jangan buang sampah sembarangan selama dalam perjalanan, mengemudi secara sopan dan tidak terpancing emosi, istirahat setelah mengemudi selama 4 jam, tidak ngebut saat berada di jalan tol. Yang paling utama tetap lakukan kewajiban sebagai muslim menjalankan ibadah shalat wajib," ujar Jafar Hafsah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi BMKG, Selasa (3/5/2022), sejumlah provinsi yang mengalami prakiraan cuaca buruk adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.

Provinsi lain yang juga berpotensi dilanda cuaca serupa adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT