BATU, iNews.id - Rumah penjual emas di Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) berinisial AN (36) dibobol maling saat ditinggal pergi. Logam mulia berupa emas dan perak yang disimpan dalam tiga brankas raib dengan total kerugian mencapai Rp168 juta.
Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto mengatakan peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) pukul 16.30 WIB. Korban melaporkan kejadian tersebut setelah mendapati rumahnya dalam kondisi dibobol.
Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi dua pelaku. Keduanya merupakan warga Junrejo, Kota Batu, berinisial REW (30) dan DNQ (30).
"Pada Minggu 8 Februari 2026 kedua tersangka berhasil kami amankan secara terpisah," kata AKBP Aris Purwanto, Kamis (12/2/2026).
Aris menjelaskan, pelaku mengetahui alamat korban melalui akun media sosial yang digunakan untuk transaksi jual beli emas dan perak. Dari unggahan tersebut, pelaku juga mengetahui kondisi rumah korban sedang kosong.
"Korban ini aktif jual beli emas lewat media sosial. Dari situ, pelaku mengetahui korban sering jual beli emas. Pelaku tahu alamat korban juga dari media sosial," ujarnya.
"Ketika korban update status ada kegiatan keagamaan di luar. Pelaku memanfaatkan itu dengan datang ke rumah korban dan masuk lewat jendela," ucapnya lagi.
Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku menggeledah kamar dan menemukan tiga brankas. Brankas tersebut kemudian dibawa dan dibuka dengan cara dicongkel.
"Di brankas itu terdapat 210 keping emas dengan berat 43,803 gram dan 10 keping perak seberat 88,95 gram dengan. Emas dan perak itu diambil dan kemudian digadaikan," kata Aris.
Kini kedua tersangka telah diamankan di Polres Batu untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus rumah penjual emas di Batu dibobol tersebut.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait