Salah seorang pedagang, Suyono, mengatakan, terpaksa menjual minyak bersusidi di atas HET karena harga kulakan dari agen juga sudah tinggi. "Kalau ngecer Rp17.000 per liter. Minyaknya juga langka," ktanya.
Pengakuan sama juga disampaikan pedagang lainnya Wahyuni. Dia mengatakan, Minyak Kita sulit didapat karena permintaan banyak.
Wahyuni menyampaikan, kenaikan juga terjadi pada minyak nonsubsidi yang berkisar antara Rp18.000 hingga Rp21.000 per liter.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait