Polisi menglah TKP kecelakaan maut Bus Graha Tirta bertabrakan dengan truk tronton di Jalur Pantura, Situbondo, Selasa (31/3/2026). (Foto: iNews)

SITUBONDO, iNews.id – Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut Bus Graha Tirta dan truk tronton di Jalur Pantura, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Selasa (31/3/2026). 

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang lainnya dalam kondisi kritis.

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, kasus kecelakaan ini sudah ditangani oleh Unit Gakkum Laka Lantas Polres Situbondo. Petugas sudah diterjunkan ke lokasi untuk mengatur lalu lintas yang sempat macet total selama proses evakuasi bangkai kendaraan. 

"Kami masih melakukan olah TKP dan mengevakuasi kendaraan agar akses Jalur Pantura kembali normal. Korban meninggal dan luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," kata AKP Nanang Hendra Irawan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Bus Graha Tirta bernomor polisi S 7436 UN melaju kencang dari arah Surabaya menuju Denpasar, Bali. 

Tibadi tempat kejadian perkara (TKP), bus tersebut mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, pada saat yang bersamaan, melaju truk tronton bernomor polisi L 8854 VK dari arah berlawanan yang hendak berbelok menuju sebuah warung ikan bakar di sisi kanan jalan. 

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan "adu banteng" tidak terhindarkan. Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan besar tersebut ringsek parah. 

"Bus dari arah barat mau menyalip, tapi dari timur ada truk tronton mau belok ke warung. Jaraknya sudah mepet sekali, langsung tabrakan keras," ujar Feriyanto, salah seorang saksi mata di lokasi.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network