Sementara itu tim dokter anestesi dan ICU RSSA Malang dr Eko Nofiyanto mengatakan, korban masuk ke RSSA Malang sejak Minggu 2 Oktober 2022 pukul 03.00 WIB, dengan kondisi sudah kritis dengan penurunan kesadaran.
"Kita dapatkan ada cedera di beberapa tempat. Multiple trauma, yang pertama ada di memar di paru kemudian ada patah tulang di tulang iga dan di tulang paha sebelah kanan," tuturnya.
Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait