"Kami tegaskan seluruh santri yang bergejala sudah dievakuasi dan dipastikan tidak ada santri yang meninggal dunia. Makanan yang dikonsumsi berasal dari paket MBG pengiriman SPPG Kalitengah," ujar Ferdiansyah.
Hingga saat ini, jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan mendalam serta mengamankan sampel makanan dari SPPG Kalitengah untuk diuji laboratorium guna memastikan kandungan zat berbahaya penyebab keracunan massal tersebut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait