Rekaman CCTV saat komplotan emak-emak bergamis curi susu formula di Ponorogo. (Foto: iNews.id/Ahmad Subekhi).
Ahmad Subekhi

PONOROGO, iNews.id - Aksi pencurian susu oleh komplotan emak-emak bergamis di Ponorogo terekam kamera CCTV. Tiga pelaku, masing-masing dua perempuan dan satu laki-laki berhasil kabur dengan mobil, sementara satu pelaku berhasil tertangkap. 

Berdasarkan rekaman CCTV, empat komplotan pencuri susu ini masuk ke sebuah toko swalayan Maharani, Desa Jambong, Kabupaten Ponorogo dengan berpura-pura sebagai pembeli. Setelah itu, dua perempuan mengambil susu dan dimasukkan ke dalam gamisnya. 

Aksi pencurian ini sempat diketahui pemilik toko, namun tiga pelaku berhasil kabur membawa susu hasil curian senilai belasan juta. Sementara satu pelaku yang kabur dengan jalan kaki berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolsek Jambon. 

Pemilik toko, Endang Sriwahyuni mengaku, aksi pencurian susu formula di tokonya sudah terjadi tiga kali dengan modus yang sama. Pelaku berjumlah empat orang, dua perempuan dua laki laki. 

Pelaku mengendarai mobil, menyamar sebagai pembeli. Mereka masuk ke dalam toko dan mengambil susu formula yang harganya di atas Rp200.000. Kemudian, dimasukkan ke dalam baju dan keluar toko. Semua aksi pelaku terekam CCTV.

"Mereka pura-pura beli. Satu pelaku mengalihkan perhatian dengan membeli barang sepele (murah) pakai uang Rp100.000. Pas bingung cari kembalian, yang lain ambil susu dimasukkan gamisnya," katanya. 

Endang mengatakan, dari dua kali kejadian sebelumnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Sementara di aksi ketiga, korban sudah mengenali para pelaku. 

Karenanya, begitu datang dia menghubungi polisi. Namun, saat dilakukan pengejaran hanya satu pelaku yang tertangkap. Sedangkan tiga pelaku lainnya berhasil kabur dengan mobil 

Wakapolsek Jambon Iptu M Isa Latif membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah memeriksa satu pelaku yang tertangkap untuk dilakukan pengembangan. "Laporan sementara kerugian mencapai Rp15 juta," katanya. 


Editor : Ihya Ulumuddin

BERITA TERKAIT