Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini melanjutkan, keramahan ditunjukkan Kiai Fakrillah sejak masuk pintu gerbang pondok pesantren maupun pintu rumah. Sosoknya membangun keakraban.
“Sehingga membuat saya waktu itu merasa seperti berada di tempat yang sering saya datangi. Merasa nyaman bertamu di kediaman beliau,” sambungnya.
Selain itu, sambungnya, sosok almarhum juga periang dan suka bercanda. Sesuai cerita dari almarhum, rata-rata keturunan dari Syaichona Cholil gemar suka bercanda.
Ini tentu pelajaran, ramah, suka bercanda, dan membuat betah tamu dalam satu majelis itu hal yang harus diteladani dari Kiai Fakhrillah.
Editor : Febrian Putra
rkh fakhrillah schal kiai kharismatik nu pendiri majelis salawat kesan tgb silaturahmi tgb tgb hm zainul majdi tgb zainul majdi tuan guru bajang (tgb)
Artikel Terkait