"Kami pun tidak setuju dengan kenaikan BBM," kata Mas'ud.
Sementara itu, koordinator lapangan aksi, Kelvin Aris, menuntut agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Dirinya menilai kebijakan itu memberatkan rakyat.
"Kami menuntut DPRD Kabupaten Jombang mengusulkan pencabutan kebijakan kenaikan harga BBM," ucap Kelvin.
Para mahasiswa pun mengancam akan terus menggelar aksi apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait